Akhir-akhir ini, aku demen banget main Oiligarchy. Sebuah permainan gratis yang dapat ditemukan dalam situs kapanlagi.com/kolom strategy. Sekilas, cukup rumit untuk mengikuti petunjuk bermainnya, karena ada beberapa item yang harus diperhatikan, seperti;permintaan minyak harus disesuaikan dgn produksi minyak, jangan sampai ada ketimpangan yang terlalu jauh atau kamu bakal dipecat oleh bos-bos perusahaan minyak. Ada beberapa negara yang tersedia untuk di-ekploitasi, seperti;Irak, Nigeria, Venezuela, Texas dan Alaska. Untuk negara seperti Irak dan alaska termasuk daerah yang sebelumnya menutup diri terhadap ekploitasi minyak, irak misalnya; disana ditulis bahwa negara dalam suatu rezim yang melarang adanya pasar bebas. Nah, disinilah politik bermain. Ada  parlemen yang terdiri dari 3 jenis orang, yaitu; orang yg pro-kebijakan minyak, org yang pro dengan kebijakan penghijauan bumi (kontra-ekploitasi) dan terakhir, orang yang dalam posisi “gamang” (ditandai dengan tanda tanya). Adanya lobi perusahaan minyak dalam pemilihan umum terhadap suatu partai, akan mempengaruhi kebijakan presiden yg akan dikeluarkan nantinya. Jika lobi berhasil dan presiden telah “dikuasai”, akan muncul sebuah ruangan bawah tanah dan dari situlah muncul kelompok yang akan mmbahas kebijakan yang akan diambil untuk memuluskan jalannya program ekploitasi minyak negara adikuasa tersebut (misal;Irak). Lain lagi dengan negara Nigeria, disini pemerintahannya (baca;presiden)sangat korup dan dapat “dikontrol dengan uang perusahaan minyak secara langsung tanpa lobi dari presiden. Hambatan seperti demonstrasi aktivis, suku asli pedalaman dan pemberontak dapat dihilangkan dengan membayar sejumlah uang kepada pemerintah atas kebijakan yang akan diambil (dapat brupa intimidasi kekerasan, maupun suap). Kemudian berbeda lagi yang terjadi di negara venezuela, dimana kelompok sayap kiri berkuasa. Lobi politik dari “ruang bawah tanah” presiden mendanai kelompok sayap kanan, dan hal ini akan mempengaruhi  kelompok sayap kiri sehingga keluar kebijakan yg akan mempermudah perusahaan minyak AS untuk melakukan kegiatannya

Lama kelamaan cukup bosan untuk melakukan permainan ini, karena daerah yang diekploitasi terbatas dan lama-kelamaan persediaan minyaknya mulai menipis. Aku memainkan game ini sampai pada tahun 2030, di saat persediaan minyak benar-benar hampir habis. Game ini cukup sederhana, tidak rumit dalam memainkkanya. Namun, satu hal yang penting yang bisa ditangkap dalam permainan ini adlah sebuah pesan bahwa politik dapat melakukan apa saja, bahkan sesuatu hal yang dirasa tidak akan mungkin terjadi. Dalam hal ini, negara adikuasa (Amerika) dapat melakukannya dan 1 hal lagi, dapat diketahui bahwa semakin lama persediaan minyak di dunia mulai menipis dan timbul kerusakan alam, disaat oil addiction atau ketergantungan terhadap minyak semakin memuncak. Ini adalah hal yang harus kita cermati bersama. Politik dalam sebuah permainan, terlihat sederhana namun cukup efektif dalam menyampaikan pesan. Selamat mencoba, guys!

Iklan