Bandung Lautan ‘Geng Motor Jumat, Nov 19 2010 

Heran, sekaligus mengutuk apa yang terjadi di kota Bandung 3 hari belakangan ini. Lagi-lagi geng motor berulah, tidak hanya menyerang warga ataupun berkelahi dengan sesama geng motor, tapi kini geng motor sudah mulai melakukan aksi yang lebih nekat, menyerobot motor pengendara lain dengan senjata tajam (pikiran rakyat 19/11). Entah ada kaitannya dengan aksi geng motor atau tidak, tapi rata-rata remaja kota Bandung ini terbilang punya nyali ‘besar; spion motor g pernah lengkap, knalpot selalu mengeluarkan bunyi yang memekakan telinga, dll. Seni atau sekedar jago-jagoan?hampir tak pernah ada modifikasi airbrush yang tergurat di body motor mereka, setidaknya bagi saya disitulah letak modifikasi motor, bukan knalpot yang memekakkan telinga saja. Yang tak habis pikir dari saya adalah, tindakan polisi yang tidak pernah tuntas dalam mengusut kasus ini. Apa yang mereka lakukan (ini dalam pengamatan saya), hanya menangkap dan memenjarakan, hampir tidak pernah ada usaha untuk mencari dan menginterogasi setiap anggota lain yang berpotensi melakukan tindak kriminal serupa. Dan lagi hampir sebagian besar anggota geng motor ini adalah pemuda tanggung yang menurut ketentuan belum bisa dikenakan pidana, yahh..bagaimana menimbulkan efek jera kalau begitu? apalagi pembinaan yang dilakukan polisi terkadang setengah-setengah, artinya setengah dikasih sekarang, kalau mengulang perbuatan yang sama setengah pembinaan lagi baru diberikan. Ironis! Sebagai penduduk (sedang dlm proses mendapatkan KTP Bandung :)), ada 4 hal lain yang bisa dilakukan oleh Polisi kota Bandung:

1. Usut anggota geng motor, begitu ada anggota yang tertangkap, Polisi       harus menggunakan cara interogasi teroris untuk mengetahui siapa-siapa saja yang menjadi penggerak atau tokoh inti, setelah itu polisi harus mengawasi benar setiap perilaku ‘Master mind geng motor ini.

2. Libatkan orangtua mereka, buat perjanjian bahwa apabila si anak berulah, maka orang tua harus menanggung perbuatan anakny misal; menebus penahanan anak atau sanksi hukuman rumah yang diberlakukan oleh orang tua dan ini sifatnya wajib (ini untuk mengganti hukuman anak di bawah umur)

3. Beri sanksi sosial bagi mereka yang tertangkap atau bisa saja geng motor yang ditenggarai selalu berbuat onar misal; membersihkan jalan depan gedung sate setiap hari minggu setelah pasar tumpah. Ini agar mereka benar-benar jera karena mau tidak mau menjadi pusat perhatian masyarakat dan wajah2 mereka akan selalu diingat masyarakat.

4. Tindakan preventif, Polisi dengan UU Lalu lintas yang ada bisa menggugat kelengkapan motor ataupun modifikasi tak layak dari setiap kendaraan bermotor (misal;knalpot yang memekakkan telinga). Hal yang sama juga perlu diterapkan kepada kendaraan motor  anggota polisi

 

Banyak hal yang bisa diterapkan untuk meminimalisasikan kegiatan negatif buruk dari geng motor, yang jelas geng motor bisa bertindak semakin beringas karena tidak adanya pengawasan dan peraturan yang secara tegas berlaku.

Boleh..tapi nanti ya?! Kamis, Nov 4 2010 

Judul tulisan ini hanya sekedar angan-angan gimana kalau Tuhan menjawab setiap permintaan yang setiap harinya ku ucapkan. Beberapa hari ini aku menerima berita baik dari teman-temanku yang lolos seleksi sebuah kementerian dan ada juga kawan yang siap mejajaki dunia baru yang dulu mereka pernah impikan, bekerja di luar negeri sebagai pegawai kementerian luar negeri; ada yang di Yunani, Sydney ataupun Dubai. WAahh!tak terbayangkan perasaan bahagia yang membuncah. Kalau sudah begini, aku selalu saja berada di persimpangan. Banyak mimpi dan harapan, tapi kebanyakan hanya berjangka pendek hampir tak mempunyai alasan yang kuat kenapa harus menjadi seperti si “X” menjadi pengacara misalnya atau mungkin Hakim?sebenarnya dengan setiap tawaran yang hampir selalu datang, mudah saja untuk mewujudkan beberapa mimpi  ini. Banyak yang bilang, aku ini terlalu sulit untuk dipahami, bahkan ketika aku memutuskan untuk mengambil kuliah MBA ini. Ah kawan..setiap berita baikmu justru membuatku semakin bingung untuk menghadapi ini, tak adil untuk menggugat kebahagiaanmu kepada Tuhan. Cukuplah saat ini aku membayangkan apabila ia menjawab setiap keinginan ku, ” Boleh..tapi nanti ya?!. Karena hakikatnya, tidak pernah Tuhan merencakan rencana kecelakaan pada anaknya, bahkan ketika kejadian itu tak sesuai keinginan kita. Satu yang pasti kalaupun ia seorang Manajer HR, ia akan menerapkan Human Capital Management, dimana semua anaknya adalah berharga. Nah kan..mulai ngelindur..baiklah sebagai penutup, aku turut berbahagia untuk setiap hal yang kalian alami saat ini. :))